Workshop Komunitas Belajar Guru STESA Hadirkan Seri Publikasi dan Karya Inovasi

oleh smatemon
0 Komentar

Temon, 14 Oktober 2022 — Komunitas Belajar Guru STESA SMAN 1 Temon kembali melaksanakan kegiatan Workshop sebagai pertemuan ke-2 dalam Seri Publikasi dan Karya Inovasi Guru. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan komunitas untuk mendorong budaya reflektif dan menulis di kalangan pendidik SMAN 1 Temon.

Pada kesempatan ini, terdapat dua sesi materi utama.
Materi pertama disampaikan oleh Kepala SMAN 1 Temon, Dra. Indarti Budi Cahyani, yang membahas pentingnya pembelajaran inovatif, termasuk penerapan prinsip PAIKEM (Pembelajaran Aktif, Inovatif, Kreatif, Efektif, dan Menyenangkan) di kelas. Ia menekankan bahwa guru perlu terus berinovasi agar proses belajar menjadi lebih bermakna dan menyenangkan bagi peserta didik.

Sementara itu, materi kedua dibawakan oleh Heny Prihastiwi. Ia memaparkan tentang penulisan Best Practice, yaitu karya tulis reflektif guru yang menggambarkan praktik inovatif dalam pembelajaran. Dalam paparannya, Heny menjelaskan bahwa Best Practice dapat digunakan sebagai bukti pengembangan keprofesian berkelanjutan (PKB) sekaligus sebagai syarat kenaikan pangkat guru.

Salah satu peserta, Tri Pariyati, S.Pd., mengungkapkan manfaat besar dari kegiatan ini.

“Saya merasa lebih percaya diri untuk menuliskan praktik inovasi pembelajaran saya setelah mengikuti pertemuan ini,” ujarnya dengan antusias.

Sebagai tindak lanjut, Komunitas Belajar Guru STESA membuka kesempatan bagi guru-guru yang memiliki karya atau praktik inovatif untuk menulis Best Practice dengan pendampingan.

Kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa Komunitas Belajar STESA terus tumbuh sebagai wadah berbagi, belajar, dan berinovasi bagi para guru SMAN 1 Temon menuju pembelajaran yang lebih inspiratif dan berdampak. 

You may also like

Tinggalkan komentar