
Sleman, 15 April 2026 — Siswa kelas X SMA Negeri 1 Temon melaksanakan kegiatan Kemah Besar yang berlangsung selama tiga hari, mulai tanggal 13 hingga 15 April 2026, bertempat di kawasan bumi perkemahan Gugur Gunung, Sayegan, Sleman. Kegiatan ini bertujuan untuk melatih kemandirian, meningkatkan kekompakan, mengembangkan keterampilan sosial, dan menumbuhkan kecintaan terhadap alam. Kegiatan ini diberi judul Camping STESA XXVI dan mengambil tema “Cakrawala Pandu Nusantara” yang memiliki arti Pramuka tidak boleh puas dengan kemampuan yang biasa-biasa saja, harus berani keluar dari zona nyaman, dan simbolis ketangguhan dalam menghadapi masalah serumit hutan belantara.
Kegiatan diawali pada hari pertama dengan apel pelepasan yang dilaksanakan di sekolah. Apel tersebut dipimpin langsung oleh Kepala SMA Negeri 1 Temon, Dra. Lestari Asih Partiwi, yang dalam amanatnya berpesan agar seluruh siswa mengikuti kegiatan dengan penuh tanggung jawab dan menjaga nama baik sekolah.

Setibanya di lokasi perkemahan, kegiatan dilanjutkan dengan upacara pembukaan yang dipimpin oleh Waka Bidang Kesiswaan, Fariedha Aziz, S.E. Suasana khidmat terasa saat seluruh peserta mengikuti rangkaian upacara sebagai tanda resmi dimulainya kegiatan perkemahan.
Pada hari pertama, siswa juga melaksanakan berbagai kegiatan kepramukaan, seperti mendirikan tenda, kegiatan cerdas cermat pramuka (CCP), dapur pramuka, serta geguritan. Malam harinya, kegiatan semakin semarak dengan adanya fashion show yang menampilkan kreativitas siswa, serta dilanjutkan dengan kegiatan jerit malam yang penuh tantangan dan melatih mental peserta.
Hari kedua diisi dengan kegiatan yang menantang fisik dan kerja sama tim, yaitu tracking dan outbond. Melalui kegiatan ini, siswa diajak untuk berinteraksi langsung dengan alam sekaligus melatih ketahanan fisik dan kekompakan. Pada malam harinya, seluruh peserta mengikuti kegiatan api unggun yang berlangsung dengan penuh kebersamaan.

Hari ketiga menjadi penutup rangkaian kegiatan dengan agenda bongkar tenda dan apel penutupan. Dalam apel tersebut, seluruh peserta diharapkan dapat mengambil pengalaman berharga selama perkemahan untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Selama kegiatan berlangsung, peserta didampingi oleh Dewan Ambalan (DA) yang diketuai oleh Kak Edo dan pembina pramuka yaitu Kak Ida, Kak Yuni, Kak Budi, dan Kak Ranny, serta pendamping kegiatan yaitu Pak Andi, Pak Eka, Pak Aan, Bu Fifi, dan Bu Sayekti. Selain itu, dalam kegiatan perkemahan ini ada siswa yang ditunjuk sebagai pemimpin desa yaitu Sakha Agrarastra Ghani sebagai Pak Lurah dan Joycelin Desi Rahmayani sebagai Bu Lurah.
Secara keseluruhan, kegiatan Kemah Besar ini berjalan dengan lancar dan sukses. Diharapkan melalui kegiatan ini, siswa dapat menjadi pribadi yang lebih mandiri, disiplin, serta memiliki jiwa kebersamaan yang tinggi.


