Guna meminimalisir resiko dampak bencana banjir, SMA Negeri 1 Temon bekerjasama dengan BPBD DIY mengadakan simulasi mitigasi bencana banjir pada hari Kamis, 4 Agustus 2022. Kegiatan ini merupakan rangkaian agenda tim SPAB (Satuan Pendidikan Aman Bencana) SMA Negeri 1 Temon.
Di dampingi oleh tim fasilitator dari BPBD DIY, kegiatan ini dapat berjalan dengan lancar. Selain Tim SPAB dan siswa-siswi SMA N 1 Temon, kegiatan ini juga melibatkan berbagai unsur antara lain dari pihak Kapanewon, Kalurahan, Babinsa, Babinkamtibmas, dan Komite Sekolah.
Berkaca dari pengalaman yang terjadi, Tim SPAB SMA N 1 Temon membuat skenario terjadinya bencana banjir yang disebabkan oleh jebolnya tanggul sungai. Hal tersebut dikarenakan memang lokasi SMA N 1 Temon bersebelahan dengan sungai yang jika terjadi hujan dengan intensitas tinggi, berpotensi meluap dan resiko jebolnya tanggul sungai juga patut diperhitungkan.
Hasil akhir dari kegiatan ini, diharapkan semua warga sekolah dapat bertindak/mengambil langkah tepat jika suatu saat terjadi bencana. Dengan demikian semua warga sekolah harus memahami bagaimana mengamankan diri sendiri, orang lain, dan juga aset sekolah.
Disampaikan oleh Kepala BPBD Daerah Istimewa Yogyakarta, bahwa “Diadakannya simulasi ini bukan berarti kita mengharapkan terjadi bencana, namun sebagai langkah antisipasi. Anggap saja simulasi ini sebagai ‘investasi’ pengetahuan, kewaspadaan, dan kesiap-siagaan agar jika terjadi bencana dapat meminimalisir resiko dampak.”(hd)
