Gelar Karya P5 “Go-Grow” SMAN 1 Temon

Kamis, 12 Oktober 2023, berlangsung Gelar Karya Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila bertema Kearifan Lokal untuk siswa Fase E SMAN 1 Temon. Gelar Karya P5 ini berjudul “Go-Grow” sIngkatan dari Gerakan Orbitkan Geblek dan Growol. P5 “Go Grow” bertujuan untuk meningkatkan kepedulian sosial, penalaran kritis dan kreatifitas peserta didik Fase E dengan karya yang bisa mengangkat geblek dan growol, dua makanan tradisional Kulon Progo yang belum terlalu disukai kaum remaja, menjadi ikon Kulon Progo yang disukai semua kalangan.
Dalam Gelar Karya P5 “Go Grow” ini, peserta didik dari 4 kelas Fase E terbagi menjadi 24 kelompok dengan masing-masing kelompok terdiri dari 6 orang peserta didik. Setiap kelompok melalui beberapa tahap projek sebelum sampai ke Gelar Karya. Tahapan yang dilalui adalah “APA IDEMU” yang merupakan akronim dari Amati, Pelajari, Analisis, Ide-kan, Desain, Eksekusi, Memperbaiki, Unjuk Karya. Tahapan-tahapan tersebut diantaranya dengan melakukan observasi lapangan, belajar dari Narasumber/profesional, literasi digital, analisis informasi, diskusi kelompok, presentasi, refleksi, evaluasi dll.

Setelah melewati berbagai fase tersebut, setiap kelompok berhasil memetakan masalah yang dihadapi geblek dan growol, menganalisnya, dan memberikan solusi kreatif berupa karya yang bisa mengangkat geblek dan growol menjadi ikon Kulon Progo yang disukai semua kalangan dari dalam dan luar Kulon Progo. Karya-karya yang dihasilkan diantaranya: Le-Grow (Legenda Growol), Geblek Aneka Rasa, Tari Gawe-Gawe yang korografinya tentang Pembuatan Growol, Tari Geblek, Drama Geblek, Lukisan geblek dan growol, Film Pendek sejarah geblek dan growol, Video reportase dan Blog, Aneka Souvenir bertema geblek dan growol, Kaos dan Totebag bermotif geblek, Sosial media promosi usaha geblek dll.

Ibu Dra. Indarti Budi Cahyani dalam sambutannya menyatakan harapannya agar peserta didik bisa meningkatkan kreatifitas dan kepedulian sosialnya setelah melalui P5 ini. Sementara Manda Ardana, salah satu peserta didik dari kelas D mengemukakan perasaan senangnya bisa mengikuti P5 dalam Kurikulum Merdeka ini. Manda yang beserta kelompoknya membuat akun Insagram untuk Usaha Geblek Yu Sunir yang menjadi tempat Observasi Lapangannya dulu. Kelompok ini menemukan bahwa walaupun rasa Geblek Yu Sunir sangat enak dan kaya rasa, omzet produksinya belum banyak, sehingga sebagai solusinya Kelompok yang beranggotakan 6 orang dari kelas D ini memutuskan untuk membuat akun sosial media untuk mempromosikan Geblek Yu Sunir.
