Temon, 19 Juni 2026 – SMA Negeri 1 Temon sukses menyelenggarakan agenda rutin Jumat Religi lintas iman yang berpusat di Masjid Daaru Ulul Albab bagi siswa muslim dan ruang kelas bagi siswa Kristen serta Katolik pada Jumat pagi, 19 Juni 2026. Mengusung tajuk “Refleksi Jumat Religi Menuju Pribadi Agamis dan Taat Hukum Tanpa Narkoba”, kegiatan ini diinisiasi sebagai langkah konkret sekolah untuk membentengi generasi muda dari ancaman nyata dekadensi moral modern, seperti maraknya peredaran zat psikoaktif “pil sapi” dan adiksi judi online. Pendekatan preventif ini dinilai sangat krusial dari sudut pandang psikologi perkembangan remaja, guna menstimulasi kesadaran internal siswa agar mampu menolak pengaruh negatif lingkungan secara mandiri. Melalui integrasi edukasi hukum dan nilai spiritual, kegiatan ini menjadi perwujudan nyata dari komitmen berkelanjutan sekolah dalam mengaktualisasikan visi besarnya untuk mencetak generasi yang religius, unggul, dan berkarakter secara holistik.
Pelaksanaan kegiatan ini berlangsung secara interaktif, edukatif, dan penuh nuansa humanis yang menggugah sanubari seluruh murid. Bagi siswa muslim, sekolah menggandeng pihak kepolisian dengan menghadirkan IPDA Asep, S.H. yang memaparkan pentingnya memfungsikan keimanan sebagai jangkar moral terkuat dalam mematuhi hukum normatif negara. Sementara itu, nuansa reflektif yang mendalam dari siswa Kristen dan Katolik melalui pemateri Margaretha Steifani Kesya Putri. Berpijak pada teks 1 Korintus 9:1-27 dengan tema “Menanggalkan Hak”, para siswa diajak mengikis fenomena psikologis entitlement mentality (sikap menuntut hak tanpa tanggung jawab) dengan cara belajar mengelola ego, meredam amarah, serta meneladani kerendahan hati Rasul Paulus.
Melalui harmoni ekosistem pendidikan lintas iman ini, SMAN 1 Temon berhasil membangun benteng psiko-spiritual yang tangguh, memastikan muridnya tidak hanya bersinar dan unggul dalam pencapaian intelektual akademik, tetapi juga tumbuh menjadi pribadi yang religius, matang secara karakter, serta taat hukum demi kemaslahatan masyarakat luas.


